Wednesday, January 1, 2014

Apakah Mata Kuliah KI Mengubah Perilaku Mahasiswa?

      Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keterampilan adalah kecakapan untuk menyelesaikan tugas, inter adalah bentuk terikat (di) antara dua, dan personal adalah bersifat pribadi atau perseorangan. Jadi, keterampilan interpersonal adalah kecakapan untuk berkomunikasi baik verbal maupun nonverbal yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain.

Dalam kurikulum 2009-2014 jurusan sistem informasi ITS, terdapat mata kuliah keterampilan interpersonal di semester satu sebanyak empat sks. Strategi pembelajaran semester satu adalah meletakkan kemampuan dasar manajemen. Tujuan dari mata kuliah ini adalah memberikan keterampilan interpersonal dan intrapersonal. Kompetensi dari mata kuliah ini adalah mahasiswa pandai belajar, menggali, dan menyampaikan/mengkomunikasikan gagasan dan mahasiswa mampu memanajemen diri, membangun tim, memimpin dan bekerja sama dalam tim. Pokok bahasan dari mata kuliah ini adalah kajian ilmu & keterampilan: membaca, mencatat, belajar, creative thinking, searching, menulis, presentasi, public speaking, image building, manajemen diri, team building, leadership, teamwork; Kajian berkarya: ide dasar bacaan & catatan, artikel & blog, slide & presentasi, refleksi diri; Kajian sikap & perilaku: pembelajar, kejujuran akademik, kritis & analitis, komunikatif, simpatik, percaya diri, inisiatif, empati, dipimpin & memimpin tim.

Mata kuliah keterampilan interpersonal diadakan dua kali dalam satu minggu. Satu kali diadakan di ruangan atau biasanya disebut dengan KI indoor dan satu kali diadakan di luar ruangan atau biasanya disebut dengan KI outdoor. Di kelas KI indoor, mahasiswa diberikan materi mengenai keterampilan interpersonal melalui presentasi yang disampaikan oleh dosen. Diharapkan, dengan mengikuti kelas ini, mahasiswa dapat terpengaruh untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik. Sedangkan di kelas KI outdoor, mahasiswa bekerja di dalam tim dan di setiap pertemuannya, ada simulasi atau permainan yang dapat membangun kemampuan soft skill setiap mahasiswa. Jadi, di kelas KI indoor mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan di kelas KI outdoor mahasiswa dapat mengembangkan kemampuannya bekerja dalam tim.

Untuk mengetahui apakah materi atau kompetensi yang disampaikan di setiap pertemuannya dapat diserap dan diterapkan dengan baik oleh mahasiswa, maka di kelas KI indoor maupun outdoor diberikan tugas yang dapat menilai hal tersebut. Menurut saya sendiri, tugas yang diberikan tidaklah cukup untuk menilai hal tersebut. Karena kemampuan menyerap setiap individu pasti berbeda dan untuk melihat apakah diterapkan atau tidak bisa dilihat di kehidupan sehari-hari individu tersebut. Jadi kesimpulannya, tugas yang diberikan hanya bisa menilai sebagian kecil dari kemampuan mahasiswa.

Semua hal butuh proses, begitu juga dengan mengembangkan kemampuan sendiri butuh proses. Secara tidak sadar, tugas yang diberikan seperti menulis blog dan menentukan cita-cita berpengaruh terhadap pola pikir mahasiswa sehingga berpikirnya menjadi lebih kritis dan analitis. Lalu di setiap permainan KI outdoor dapat mengembangkan kerja sama dalam tim dan membuat mahasiswa jadi lebih berani untuk berbicara dan tampil di depan umum. Menurut saya, mata kuliah ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan diri. Namun, hal itu mungkin tidak dirasakan oleh semua mahasiswa tergantung dengan apakah mahasiswa itu memanfaatkan kesempatan ini atau tidak. Kesimpulannya, mata kuliah KI tidak mengubah perilaku tetapi mata kuliah ini mencoba untuk mempengaruhi mahasiswa untuk mengubah perilakunya. Jadi tergantung dari mahasiswa apakah ingin berubah menjadi yang lebih baik atau tidak. Untuk saya pribadi, mata kuliah ini mengubah perilaku saya menjadi lebih kritis, analitis, berani, dan komunikatif.

0 comments:

Post a Comment

 

Template by BloggerCandy.com