Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keterampilan adalah kecakapan untuk
menyelesaikan tugas, inter adalah bentuk terikat (di) antara dua, dan personal
adalah bersifat pribadi atau perseorangan. Jadi, keterampilan interpersonal
adalah kecakapan untuk berkomunikasi baik verbal maupun nonverbal yang dimiliki
oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain.
Dalam kurikulum
2009-2014 jurusan sistem informasi ITS, terdapat mata kuliah keterampilan
interpersonal di semester satu sebanyak empat sks. Strategi pembelajaran
semester satu adalah meletakkan kemampuan dasar manajemen. Tujuan dari mata kuliah ini adalah memberikan
keterampilan interpersonal dan intrapersonal. Kompetensi dari mata kuliah ini
adalah mahasiswa pandai belajar, menggali, dan menyampaikan/mengkomunikasikan
gagasan dan mahasiswa mampu memanajemen diri, membangun tim, memimpin dan
bekerja sama dalam tim. Pokok bahasan dari mata kuliah ini adalah kajian ilmu
& keterampilan: membaca, mencatat, belajar, creative thinking, searching, menulis, presentasi, public speaking, image building, manajemen
diri, team building, leadership,
teamwork; Kajian berkarya: ide dasar bacaan & catatan, artikel &
blog, slide & presentasi, refleksi diri; Kajian sikap & perilaku:
pembelajar, kejujuran akademik, kritis & analitis, komunikatif, simpatik,
percaya diri, inisiatif, empati, dipimpin & memimpin tim.
Mata kuliah keterampilan interpersonal diadakan
dua kali dalam satu minggu. Satu kali diadakan di ruangan atau biasanya disebut
dengan KI indoor dan satu kali diadakan di luar ruangan atau biasanya disebut
dengan KI outdoor. Di kelas KI indoor, mahasiswa diberikan materi mengenai
keterampilan interpersonal melalui presentasi yang disampaikan oleh dosen.
Diharapkan, dengan mengikuti kelas ini, mahasiswa dapat terpengaruh untuk
mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik. Sedangkan di kelas KI outdoor,
mahasiswa bekerja di dalam tim dan di setiap pertemuannya, ada simulasi atau
permainan yang dapat membangun kemampuan soft
skill setiap mahasiswa. Jadi, di kelas KI indoor mahasiswa dapat
mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan di kelas KI outdoor mahasiswa dapat
mengembangkan kemampuannya bekerja dalam tim.
Untuk mengetahui apakah materi atau kompetensi
yang disampaikan di setiap pertemuannya dapat diserap dan diterapkan dengan
baik oleh mahasiswa, maka di kelas KI indoor maupun outdoor diberikan tugas
yang dapat menilai hal tersebut. Menurut saya sendiri, tugas yang diberikan
tidaklah cukup untuk menilai hal tersebut. Karena kemampuan menyerap setiap
individu pasti berbeda dan untuk melihat apakah diterapkan atau tidak bisa
dilihat di kehidupan sehari-hari individu tersebut. Jadi kesimpulannya, tugas
yang diberikan hanya bisa menilai sebagian kecil dari kemampuan mahasiswa.
Semua hal butuh proses, begitu juga dengan mengembangkan
kemampuan sendiri butuh proses. Secara tidak sadar, tugas yang diberikan
seperti menulis blog dan menentukan cita-cita berpengaruh terhadap pola pikir
mahasiswa sehingga berpikirnya menjadi lebih kritis dan analitis. Lalu di
setiap permainan KI outdoor dapat mengembangkan kerja sama dalam tim dan
membuat mahasiswa jadi lebih berani untuk berbicara dan tampil di depan umum.
Menurut saya, mata kuliah ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk
mengembangkan kemampuan diri. Namun, hal itu mungkin tidak dirasakan oleh semua
mahasiswa tergantung dengan apakah mahasiswa itu memanfaatkan kesempatan ini
atau tidak. Kesimpulannya, mata kuliah KI tidak mengubah perilaku tetapi mata
kuliah ini mencoba untuk mempengaruhi mahasiswa untuk mengubah perilakunya.
Jadi tergantung dari mahasiswa apakah ingin berubah menjadi yang lebih baik
atau tidak. Untuk saya pribadi, mata kuliah ini mengubah perilaku saya menjadi
lebih kritis, analitis, berani, dan komunikatif.




