Friday, December 13, 2013

Totalitas Bermanfaat



         Dalam KBBI, arti kata totalitas adalah keseluruhan; kesemestaan; masyarakat dan kebudayaan dilukiskan sebagai satu. Menurut saya sendiri totalitas adalah suatu tindakan dari seseorang untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang sudah dia mulai dengan mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki dan tidak mudah menyerah. Namun, terkadang banyak rintangan yang menghambat sesorang untuk mengeluarkan totalitas dirinya. Seperti, kendala keraguan, ketakutan, dan beban yang lainnya. Hal yang dibutuhkan seseorang untuk bersikap totalitas adalah berani untuk memulai, fokus dengan tujuan kita, konsisten terhadap tujuan, dan pengorbanan.
         Manusia adalah mahluk sosial, artinya seorang manusia tidak bisa hidup tanpa adanya manusia lain. Manfaat dalam arti sempit adalah guna, sedangkan bermanfaat artinya adalah ada manfaatnya; berguna; berfaedah. Dimana pun kita berada, apa pun profesi kita, kita harus bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Dari semua paparan diatas, totalitas bermanfaat menurut saya adalah kita harus bersikap totalitas yaitu mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang kita miliki dalam suatu pekerjaan atau urusan yang bermanfaat bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk orang lain.
         Contoh sikap totalitas bermanfaat untuk diri sendiri adalah belajar dengan sungguh-sungguh dan mengerjakan tugas tepat waktu sehingga kita mendapat nilai yang bagus. Jadi maksudnya, totalitas bermanfaat untuk diri sendiri itu untungnya hanya dapat kita rasakan sendiri. Tetapi karena manusia adalah mahluk sosial, kita juga harus bermanfaat bagi orang lain. Contoh sikap totalitas bermanfaat bagi orang lain adalah menjadi volunteer untuk kegiatan sosial atau menjadi panitia dalam sebuah event. Jadi maksudnya, totalitas bermanfaat bagi orang lain itu diri kita sendiri bermanfaat bagi orang lain dan setiap pekerjaan yang berhubungan dengan kebermanfaatan orang lain kita kerjakan dengan sebaik-baiknya. Memang menjadi orang yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain tidaklah mudah, tetapi kita harus mencobanya karena kita tidak pernah tahu hasilnya nanti seperti apa. Dengan menjadi seorang yang bersikap totalitas bermanfaat, negara Indonesia akan lebih maju karena mahasiswanya akan bersikap total dengan apa yang dilakukannya.

Tuesday, December 10, 2013

Bermimpilah untuk dapat Bertahan Hidup

   Pernahkah kamu bermimpi? Bukan mimpi yang kita alami ketika sedang tidur. Tetapi mimpi yang menunjukkan sebuah keinginan untuk dicapai di masa depan. Semua orang pasti pernah bermimpi. Ketika masih kanak-kanak dulu kita pasti pernah bermimpi menjadi seorang dokter, pilot, polisi atau yang lain. Seiring kita berkembang menuju kedewasaan, mimpi kita bisa berubah. Mungkin dulunya yang ingin menjadi dokter sekarang bermimpi menjadi seorang system analyst atau dulunya yang ingin menjadi seorang pilot sekarang ingin menjadi pengusaha di bidang kuliner. 

   Bagaimana dengan seseorang yang tidak mempunyai mimpi? 
Sekali lagi, semua orang pasti mempunyai mimpi. Tapi yang membedakan adalah apakah mimpi itu jelas, realistis, dan dapat dicapai atau mimpi itu tidak jelas, imajinatif, dan tidak mungkin dicapai. kita harus menetapkan detail yang jelas tentang mimpi kita agar kita termotivasi untuk mewujudkannya. Dengan bermimpi, kehidupan seseorang akan menjadi lebih terarah dan tidak datar.

   Selanjutnya, mimpi saya bagi dua menjadi mimpi jangka pendek dan mimpi jangka panjang. Misalnya untuk mimpi jangka pendek, sekarang saya kuliah di jurusan sistem informasi semester satu, mimpi jangka pendek saya adalah memenangkan lomba IT tingkat mahasiswa. Jadi, mimpi jangka pendek itu bisa kita wujudkan dalam waktu dekat dan tidak mengharuskan kita memiliki suatu ketentuan atau syarat yang spesifik. Lalu contoh mimpi jangka panjang adalah setelah lulus kuliah nanti saya ingin mendirikan sekolah gratis di desa-desa. Mimpi ini akan dapat saya capai ketika saya sudah lulus kuliah, bekerja, dan memiliki penghasilan berlebih agar bisa mendirikan sekolah. Jadi, mimpi jangka panjang itu bisa kita wujudkan sekitar lima tahun atau lebih dan memiliki ketentuan atau syarat spesifik agar bisa diwujudkan.

   Jangan pernah takut untuk bermimpi. Dan yang penting, sekecil apapun mimpi kita, seaneh apapun mimpi kita, sedikit apapun mimpi kita, cobalah untuk menuliskan mimpi kita itu. Bukan hanya kita ingat, tetapi kita tulis di kertas dan tempel kertas itu di tempat yang sering kita lihat misalnya di dinding kamar. Semakin sering kita melihat mimpi yang kita tulis, semakin besar motivasi kita untuk mewujudkannya.

"Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, jika kamu terjatuh maka kamu akan terjatuh diantara bintang-bintang"
Soekarno
 

Template by BloggerCandy.com